Bukti-bukti "Crop Circle" Buatan Manusia

Lingkaran Misterius /  Editor: Tri Wahono

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Garis polisi dipasang untuk melindungi pola unik dalam lingkaran (crop circle) berdiameter sekitar 50 hingga 70 meter di areal persawahan di Desa Jogotirto, Berbah, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (24/1/2011). Kemunculan pola tersebut menarik perhatian warga dari berbagai daerah untuk menyaksikannya langsung. Belum diketahui secara pasti penyebab fenomena ini.

SLEMAN, KOMPAS.com — Dua peneliti Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional memastikan, crop circle di Berbah, Sleman, Yogyakarta, buatan manusia. Kepastian tersebut dilakukan setelah tim dari Lapan dan Polres Sleman melakukan penyelidikan di lokasi, Selasa (25/1/2011) siang tadi.
"Ini buatan manusia. Kami menemukan beberapa bukti bahwa ini dibuat secara tradisional," tegas Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) Sri Kaloka Prabotosari di lokasi sore tadi. Sri Kaloka datang bersama peneliti lain, Nizam Ahmad.
Tim dari Lapan tersebut mengungkapkan bukti-bukti lingkaran tersebut dibuat manusia. Bukti pertama pada titik sentral dari crop circle tersebut berupa lingkaran berdiameter 5 cm. "Di titik sentral tersebut, kami temukan ada lubang sedalam 25 cm dan lebar 4 cm yang kami duga sebagai titik pusat. Lubang tersebut dibuat dari batang atau pipa," tegas Sri Kaloka.
Tim Lapan juga menemukan adanya batang-batang padi yang patah dan akarnya tercerabut. "Itu akibat diinjak," jelasnya.
Sri Kaloka mengatakan, kemungkinan pembuat crop circle tersebut menggunakan tali dari pusat simetris yang kemudian dibuat beberapa pola. "Temuan kami, tidak semua pola itu sama, ada yang besar, ada yang kecil. Jadi kami yakin ini buatan manusia," ujar  Sri Kaloka.
Sementara itu, tim dari Polres Sleman juga menemukan jejak kaki manusia. Jejak kaki tersebut sebelumnya tidak terlihat karena tertutup batang padi yang roboh.
Kapolres Sleman AKBP Irwan Ramaini yang hadir di lokasi crop circle mengatakan,  tidak ada jejak UFO di lokasi.
"Berdasarkan penyelidikan kami bersama tim dari Lapan, dugaan kami sama dengan tim dari Lapan. Ini buatan manusia," tegas Irwan Ramaini.
Selanjutnya, pihaknya masih akan tetap mengamankan lokasi dan meminta warga tidak memanjat bukti di dekat lokasi itu karena bisa membahayakan keselamatan. Satu orang tewas tadi siang setelah jatuh dari bukit. Polisi juga akan mencari pelaku pembuat lingkaran yang menghebohkan itu dan meneliti motifnya.

http://sains.kompas.com/read/2011/01/25/20062531/Buktibukti.Crop.Circle.Buatan.Manusia


Lagi, Crop Circle Ditemukan di Bantul

INILAH.COM, Bantul - Fenomena Crop Circle kembali menghebohkan warga Yogyakarta. Kali ini ditemukan di areal persawahan Dusun Wanujoyo Kidul, Srimartani, Piyungan, Bantul.

Headline
Gambar crop circle di Bantul Jogjakarta - krjogja.comCrop circle ini pertama kali ditemukan oleh Harjono, Selasa (25/1) pukul 10.30 WIB. "Saat itu saya sedang mencari rumput, tapi kok ada garis aneh di sawah. Setahu saya, ini sawahnya orang di luar dusun, warga Pajangan," akunya saat ditemui di lokasi.

Bentuk CC di Piyungan ini bentuknya hampir mirip dengan yang ditemukan di Berbah. Hanya saja, bentuknya lebih kecil serta kurang rapi. "Mungkin diameternya sekitar 25 meter. Saya lihat, juga ada banyak padi yang sudah berdiri diantara yang roboh. Berarti ini sudah agak lama sejak pertama kali terjadi," ungkap Harjono.

Sementara itu, Tukijo, warga yang rumahnya paling dekat dari lokasi juga tidak mendengar suara mencurigakan. Selama beberapa hari ini, dirinya juga tidak melihat adanya kilatan cahaya. "Biasa saja. Tidak ada suara aneh atau cahaya apapun. Kalau ada sesuatu sebelumnya, pasti saya mendengar. Lha wong, saya tidurnya pasti tengah malam," akunya.

Saat ini, di lokasi temuan 'jejak UFO' tersebut sudah diberi garis batas Polisi. Untuk melihat secara jelas tempat bekas 'UFO mendarat' tersebut juga sangat sulit. Pasalnya tidak ruang yang tinggi untuk bisa menjangkaunya.

Selain itu, kondisi tanaman padi di areal tersebut juga sudah tua dan hendak memasuki tahap panen. Sisa pad di lokasi tidak ada yang tercerabut, semuanya roboh dengan serasi searah jarum jam. [kr/mah]

http://nasional.inilah.com/read/detail/1177552/lagi-crop-circle-ditemukan-di-bantul


Berita Foto: "Crop Circle" di Piyungan

BANTUL, KOMPAS.com — Fenomena crop circle, lingkaran misterius yang terbentuk di areal persawahan, kembali ditemukan di wilayah Yogyakarta. Crop circle yang pertama ditemukan di wilayah Berbah, Sleman, Minggu (23/1/2011), dan yang kedua di Piyungan, Bantul, Selasa (25/1/2011) hari ini.
Lokasi corp circle di persawahan tepi jalan raya Piyungan-Prambanan, tepatnya Dusun Wanujoyo Kidul, Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan, Bantul. Warga melaporkan temuan tersebut sekitar pukul 13.00 meski pemilik lahan sebenarnya sudah mengetahui keanehan itu sejak 10 hari lalu.
Ukuran crop circle kedua ini lebih kecil ketimbang yang pertama, hanya sekitar 30-40 meteran. Polanya belum jelas diketahui, tetapi diperkirakan berbeda dengan crop circle yang pertama.
Belum diketahui siapa yang membuatnya. Sejauh ini, fenomena crop circle sering dikaitkan dengan UFO (unidentified flying object) dan alien. Namun, sebagian lain berpendapat, hal tersebut akibat fenomena alam atau bahkan sengaja dibuat manusia.

http://sains.kompas.com/read/2011/01/25/18522657/Berita.Foto:..quot.Crop.Circle.quot..di.Piyungan